Pj Bupati Kolut. Pantau Program Makan Gratis: Upaya Peningkatan Gizi dan Pengentasan Stunting

Kolaka Utara, Dalam langkah progresif untuk meningkatkan kualitas gizi pelajar dan mengurangi angka stunting, Penjabat Bupati Kolaka Utara, Yusmin, S.Pd., MH, bersama sejumlah pejabat tinggi lainnya, melakukan kunjungan ke Taman Kanak-Kanak (TK) di Desa Tebogeano, Kecamatan Lambai, pada Kamis (31/10). Kunjungan ini bertujuan untuk memantau langsung implementasi program makan gratis yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara.

Program ini dirancang untuk menyediakan makanan bergizi kepada 1.025 siswa dari tingkat TK hingga SMP, dengan anggaran sebesar Rp1,7 miliar. Jadwal makan diatur tiga kali dalam sepekan, memastikan bahwa siswa mendapatkan asupan gizi yang cukup untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan mereka.

Bacaan Lainnya

Penjabat Bupati Yusmin menyatakan bahwa kunjungan ini merupakan pengalaman pertamanya menyaksikan langsung implementasi program di lapangan. “Ini adalah kunjungan perdana saya untuk melihat secara langsung program makan gratis yang telah berjalan di beberapa sekolah. Apa yang saya lihat sangat menggembirakan; makanan yang disajikan memiliki kualitas yang sangat baik dan memenuhi standar gizi,” ujar Yusmin.

Kunjungan ini juga dihadiri oleh Pjs. Bupati Kolaka Timur, Ir. Ari Sismanto, Sekretaris Daerah Kolaka Utara, Dr. Taufik S., serta Kepala Dinas Kesehatan, Irham S.Km., M.Kes., dan para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kehadiran mereka menegaskan komitmen bersama untuk menyukseskan program ini.

Dalam pelaksanaan program, Yusmin menegaskan pentingnya pemenuhan standar gizi dan kebersihan. Makanan yang disajikan diawasi oleh tenaga kesehatan dan ahli gizi untuk memastikan kualitasnya. “Kami mengawasi dengan ketat, memastikan makanan yang diberikan tidak hanya sehat tetapi juga aman. Saya meminta seluruh aparat desa dan pihak terkait untuk terus memantau pelaksanaan program ini demi kesejahteraan anak-anak kita,” ucapnya

Program makan gratis ini merupakan bagian dari strategi besar pemerintah untuk menurunkan angka stunting di Kolaka Utara, khususnya pada anak-anak usia dini. “Fokus utama kami adalah menurunkan angka stunting. Dengan asupan gizi yang memadai sejak dini, kita bisa membantu anak-anak kita tumbuh sehat dan cerdas,” jelas Yusmin.

Melihat dampak positif dan antusiasme siswa terhadap program ini, pemerintah daerah berencana untuk memperluas cakupannya pada tahun 2025. “Kami berencana untuk menerapkan program makan gratis ini secara menyeluruh di seluruh sekolah di Kolaka Utara. Tidak lagi hanya sebagai pilot project, tetapi menjadi program rutin yang mendukung setiap siswa di kabupaten ini,” ungkap Yusmin dengan penuh optimisme.

Program ini mendapat dukungan penuh dari jajaran pejabat pemerintah daerah dan OPD. Kehadiran mereka dalam kunjungan ini menegaskan komitmen kolektif untuk menjamin keberlanjutan dan kesuksesan program.

Dengan pelaksanaan yang terorganisir dan pengawasan ketat, program makan gratis ini diharapkan dapat menjadi tonggak penting dalam meningkatkan kualitas hidup generasi muda Kolaka Utara. Lebih dari sekadar penyediaan makanan, program ini diharapkan dapat mencetak generasi yang sehat, cerdas, dan mampu bersaing di masa depan.

IS

Pos terkait