Jakarta, pikiranpembaharuan.com – Kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana kembali ditunjukkan PT Riota Jaya Lestari. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), perusahaan menyalurkan bantuan tanggap bencana senilai Rp500 juta bagi warga terdampak di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.
Bekerja sama dengan lembaga kemanusiaan Human Initiative, bantuan disalurkan ke sejumlah wilayah terdampak, di antaranya Aceh Tamiang, Tapanuli Tengah, serta Padang dan Bukittinggi. Program ini difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar pada masa darurat sekaligus mendukung pemulihan awal pascabencana.
Berbagai bentuk bantuan diserahkan langsung kepada masyarakat, mulai dari paket sembako, perlengkapan tidur (bedding kits), dignity kits, hygiene kits, hingga air bersih melalui layanan water trucking dan penyediaan toren air. Selain itu, warga juga menerima peralatan kebersihan rumah tangga serta alat ibadah guna mendukung aktivitas sehari-hari dan pemulihan mental-spiritual.
Direktur Utama PT Riota Jaya Lestari, H. Amirullah Nur Saenong, menegaskan bahwa bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang tengah menghadapi masa sulit akibat bencana.
“Kami percaya keberlanjutan usaha harus berjalan seiring dengan kepedulian sosial. Kolaborasi bersama Human Initiative kami lakukan agar bantuan benar-benar tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Munawir, A.Md, Perwakilan PR & Community Development PT Riota Jaya Lestari yang turun langsung ke lokasi terdampak. Menurutnya, kehadiran perusahaan bukan sekadar simbol, melainkan bentuk tanggung jawab sosial yang nyata.
“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat tidak merasa sendiri. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus menjadi penyemangat untuk bangkit dan pulih bersama,” ungkap Munawir.
Apresiasi juga disampaikan Human Initiative, yang menilai dukungan PT Riota Jaya Lestari mampu memperkuat respon kemanusiaan melalui kolaborasi lintas sektor sehingga penanganan bencana dapat berjalan lebih efektif.
Manfaat program ini dirasakan langsung oleh masyarakat. Seorang warga Kampung Landuh, Aceh Tamiang, mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diterima.
“Bantuan air bersih dan sembako ini sangat kami butuhkan setelah bencana. Terima kasih kepada PT Riota Jaya Lestari dan Human Initiative yang sudah peduli dan hadir langsung di tengah masyarakat,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan warga Dusun Harapan Jaya, Desa Tanjung Mancang, yang menilai bantuan tidak hanya bersifat materi, tetapi juga menguatkan secara batin.
“Kami sangat terbantu dengan perlengkapan kebersihan dan alat ibadah. Bantuan ini menguatkan kami secara batin,” ucapnya.
Sementara itu, penerima manfaat di Tapanuli Tengah menyebut bantuan perlengkapan tidur dan hygiene kits sangat membantu memenuhi kebutuhan keluarga mereka selama masa darurat.
Program Respon Tanggap Bencana Sumatera ini sejalan dengan upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam pengentasan kemiskinan, peningkatan kesehatan dan kesejahteraan, penyediaan air bersih, serta penguatan kemitraan untuk pembangunan berkelanjutan.
Melalui sinergi dan kepedulian lintas sektor, PT Riota Jaya Lestari berharap bantuan ini tidak hanya meringankan beban sementara, tetapi juga menjadi bagian dari proses pemulihan dan kebangkitan masyarakat pascabencana. Perusahaan menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan praktik usaha berkelanjutan dengan mengintegrasikan aspek sosial, lingkungan, dan tata kelola dalam setiap kegiatan operasionalnya. (IS)





