MTQ XIX Kolaka Utara di Tiwu, Dakwah Al-Qur’an dan Investasi Generasi

Kolaka Utara – Pikiran Pembaharuan – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XIX Tingkat Kabupaten Kolaka Utara Tahun 2026 resmi digelar di Kecamatan Tiwu, Senin (2/2/2026). MTQ tidak sekadar menjadi agenda tahunan keagamaan, tetapi diposisikan sebagai sarana dakwah kolektif dan investasi jangka panjang dalam menyiapkan generasi Qur’ani yang berakhlak, cerdas, dan berdaya saing.

Sebanyak 15 kafilah dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Kolaka Utara mengikuti MTQ XIX dengan total 1.230 peserta. Pembukaan kegiatan diawali pawai ta’aruf yang berlangsung tertib dan khidmat, mencerminkan semangat persatuan serta kekuatan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.

Ketua Panitia MTQ XIX Kolaka Utara, Nurjaya, menegaskan bahwa MTQ merupakan karsa dan karya umat Islam yang harus melampaui makna kompetisi.

“MTQ adalah sarana dakwah dan syiar Islam untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, agar tidak hanya dibaca dan dihafal, tetapi dipahami dan diamalkan,” ujarnya.

Ia menyatakan, pelaksanaan MTQ di Kecamatan Tiwu diharapkan melahirkan qari dan qariah, hafiz dan hafizah, mufassir, serta dai Qur’ani yang mampu membawa nama Kolaka Utara pada MTQ tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara di Kabupaten Konawe, April 2026.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kolaka Utara, Alimuddin, S.Ag, menekankan bahwa seluruh peserta MTQ XIX merupakan putra-putri daerah.
“Ini menunjukkan potensi Qur’ani Kolaka Utara yang besar dan harus terus dibina secara berkelanjutan,” katanya.

MTQ XIX secara resmi dibuka oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kolaka Utara, Ir. Ihwan, M.M., mewakili Bupati Kolaka Utara. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa MTQ harus ditempatkan sebagai ibadah sekaligus proses edukasi umat.

“MTQ adalah jalan membumikan Al-Qur’an agar nilai-nilainya hadir dan hidup dalam kehidupan sosial,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara, lanjut Ihwan, berkomitmen memperkuat pembinaan keagamaan secara berkelanjutan, di antaranya melalui pengiriman santri untuk pendalaman kaligrafi Al-Qur’an di Pesantren Lemka Sukabumi serta pemberian insentif kepada pembina tahfiz dan tilawah.

Dari sisi penyelenggaraan, Camat Tiwu, Baso Hendra Jaya, menyampaikan bahwa kesiapan sebagai tuan rumah merupakan hasil kerja kolektif masyarakat.

“Sejak sebelum penetapan resmi, seluruh desa di Kecamatan Tiwu telah terlibat aktif. MTQ ini adalah hajat umat yang dikerjakan dengan kebersamaan,” ujarnya.

MTQ XIX Tingkat Kabupaten Kolaka Utara dijadwalkan berlangsung hingga 8 Februari 2026 dengan sejumlah cabang lomba, mulai dari Tilawatil Qur’an, Hifdzil Qur’an, Tafsir, Kaligrafi, Fahmil Qur’an, Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an, hingga Seni Qasidah. Seluruh pembiayaan kegiatan bersumber dari APBD Kabupaten Kolaka Utara serta dukungan Baznas Kolaka Utara. (IS)

Pos terkait