Kolaka Utara – pikiranpembaharuan.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Kolaka Utara, H. Muhammad Idrus, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa perencanaan pembangunan tahun 2027 harus disusun secara lebih tajam, terukur, terintegrasi, dan benar-benar berdampak bagi masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan saat membuka Forum Perangkat Daerah di Kantor Bappeda Kolaka Utara, Rabu (4/3/2026). Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk menyatukan arah kebijakan serta menyelaraskan program lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar selaras dengan prioritas pembangunan daerah.
Dalam arahannya, Sekda menekankan bahwa penyusunan Rencana Kerja (Renja) 2027 tidak boleh lagi bersifat administratif semata. Setiap program harus memiliki indikator capaian yang jelas, berbasis data valid, serta menjawab kebutuhan riil masyarakat di lapangan.
“Forum ini bukan sekadar agenda tahunan. Ini momentum untuk memastikan setiap program yang dirancang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat dan tidak berjalan sendiri-sendiri tanpa sinkronisasi,” tegasnya.
Dalam forum tersebut, seluruh perangkat daerah membahas dan menyempurnakan Rancangan Awal (Ranwal) Renja Tahun 2027 dengan mengacu pada regulasi yang berlaku serta hasil Musrenbang Kecamatan. Setiap usulan disisir lebih detail guna menghindari tumpang tindih kegiatan, duplikasi anggaran, maupun program yang tidak berkorelasi langsung dengan target pembangunan daerah.
Sekda juga mengingatkan agar setiap OPD menyusun program yang realistis, terukur, dan dapat diimplementasikan. Perencanaan yang baik, menurutnya, adalah perencanaan yang bisa dievaluasi secara kinerja dan dipertanggungjawabkan secara anggaran.
Ia menegaskan pentingnya integrasi antar-OPD agar program saling mendukung dan berkontribusi terhadap target makro pembangunan daerah. Efektivitas belanja daerah menjadi perhatian utama agar setiap rupiah anggaran menghasilkan output dan outcome yang jelas.
Dengan perencanaan yang lebih sistematis, responsif, dan berorientasi hasil, Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara optimistis fondasi pembangunan tahun 2027 dapat disiapkan secara matang, sehingga mampu mendorong pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara nyata. (IS)





