Ketika Jalan Rusak Tak Diperhatikan, Seorang Bhabinkamtibmas Polres Kolut Datang Membawa Harapan

Bhabinkamtibmas Bripka Alim Busra, S.H., di Desa Latawaro, Kecamatan Rante Angin, Kabupaten Kolaka Utara. menyisihkan Rp500 ribu dari tunjangannya setiap bulan untuk memperbaiki jalan rusak

Kolaka Utara – Di tengah sunyinya perhatian terhadap infrastruktur desa, hadir sosok Aipda Alim Busra, S.H., Bhabinkamtibmas Desa Latawaro, Kecamatan Rante Angin, Kabupaten Kolaka Utara. Di Hari Bhayangkara ke-79, bukan pesta atau seremoni yang ia suguhkan, melainkan aksi nyata: menyisihkan Rp500 ribu dari tunjangannya setiap bulan untuk memperbaiki jalan rusak di desanya.

Aksi itu dimulai sejak 30 Juni 2025, berawal dari keprihatinan melihat keluhan warga tentang jalan berlubang yang kian mempersulit kehidupan mereka. Akses ke kebun, ke sekolah, bahkan antar dusun menjadi penuh rintangan. Menunggu bantuan datang, rasanya seperti menunggu janji yang tak pasti. Maka Aipda Alim tak tinggal diam.

Dengan uang sendiri, ia membeli sirtu, lalu mengajak warga untuk bersama menambal lubang-lubang jalan. “Saya hanya ingin masyarakat bisa melintas dengan aman. Setiap hari anak-anak sekolah, petani, dan ibu-ibu melewati jalan ini. Saya merasa terpanggil,” ucapnya pelan, namun matanya berbicara lebih lantang daripada kata-kata.

Kepala Desa Latawaro, Tasmir, S.H., menyebut tindakan Bripka Alim sebagai teladan sejati pengabdian. “Beliau bukan hanya hadir sebagai penegak hukum, tapi sebagai pelayan dan pelindung yang sebenarnya. Bahkan penghasilannya rela ia korbankan demi warga,” ungkapnya haru.

Warga pun tak kuasa menahan rasa terharu. Seorang ibu yang turut menyebar batu di jalan berkata lirih, “Kami tak menyangka ada polisi sepeduli ini. Beliau memperbaiki jalan, tapi yang ia bangun sesungguhnya adalah harapan kami.”

Kini, meski perbaikan masih berlangsung secara bertahap, jalan itu mulai lebih layak dilalui. Di tengah keterbatasan, Aipda Alim membuktikan bahwa niat tulus lebih kuat dari sekadar anggaran.

Langkah kecil itu mengingatkan kita: ketika negara belum sempat menjangkau, seorang Bhabinkamtibmas bisa menjadi jembatan harapan bagi rakyatnya. (Israil Yanas)

Pos terkait