Kolaka Utara – Pikiranpembaharuan.co – Aktivitas pengerukan di kawasan pengembangan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Desa Totallang, Kecamatan Lasusua, Kabupaten Kolaka Utara, menjadi perhatian publik. Kegiatan tersebut memunculkan berbagai pertanyaan terkait tujuan pengerukan, mekanisme pelaksanaan, hingga sumber anggaran yang digunakan.
Tokoh masyarakat Kolaka Utara, Askar, meminta Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara memberikan penjelasan secara terbuka kepada masyarakat agar tidak menimbulkan berbagai spekulasi yang berkembang di tengah publik.
Menurutnya, masyarakat berhak mengetahui secara jelas dasar pelaksanaan kegiatan tersebut, termasuk tahapan perencanaan, proses administrasi, sumber pendanaan, serta pihak yang bertanggung jawab dalam pengerjaan di lokasi TPA Totallang.
“Semua harus dijelaskan secara terbuka. Mulai dari perencanaan, mekanisme lelang, jumlah anggaran, sampai siapa yang mengelola kegiatan tersebut. Transparansi sangat penting agar tidak menimbulkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat,” kata Askar, Jumat (22/5/2026).
Ia mengaku heran dengan aktivitas pengerukan yang berlangsung di lokasi tersebut karena dinilai berbeda dengan pekerjaan pembangunan pemerintah pada umumnya. Bahkan, metode pengerukan yang dilakukan disebut menyerupai aktivitas pertambangan.
Sorotan semakin menguat karena lokasi TPA Totallang berada tidak jauh dari wilayah operasional perusahaan tambang dan telah terhubung dengan akses jalan menuju area tersebut. Kondisi itu memunculkan berbagai pertanyaan di tengah masyarakat mengenai tujuan sebenarnya dari pengerukan yang sedang berlangsung.
Selain itu, Askar juga menyoroti adanya bangunan workshop yang disebut telah dibongkar serta kerusakan pada sebagian ruas jalan aspal di sekitar lokasi kegiatan. Menurutnya, hal tersebut perlu mendapat penjelasan dari pihak terkait agar masyarakat memperoleh informasi yang utuh dan tidak simpang siur.
“Kami melihat pengerukan dilakukan tanpa penjelasan yang memadai kepada publik. Karena itu, pemerintah perlu memberikan keterangan resmi agar masyarakat mengetahui tujuan dan dasar kegiatan tersebut,” ujarnya.
Askar menegaskan bahwa keterbukaan informasi merupakan bagian penting dari tata kelola pemerintahan yang baik. Ia berharap instansi terkait segera menyampaikan penjelasan resmi mengenai kegiatan pengerukan di TPA Totallang,
termasuk sumber anggaran, mekanisme pelaksanaan, serta manfaat yang akan diperoleh masyarakat dari proyek tersebut.
Menurutnya, semakin cepat pemerintah memberikan klarifikasi, semakin kecil pula ruang bagi munculnya dugaan maupun asumsi yang dapat memicu polemik di tengah masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai tujuan pengerukan maupun berbagai pertanyaan yang berkembang di masyarakat terkait aktivitas di kawasan TPA Totallang tersebut.
Penulis : Israil





