Kolaka Utara – Turnamen Fishing Bhayangkara ke-79 Polres Kolaka Utara yang digelar di perairan Lambai sampai ke Laut Tobaku Lasusua, Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, berlangsung sukses dan meriah. Event tahunan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ini berhasil menarik perhatian puluhan tim pemancing dari, Kolut, Kolaka Kendari, Makassar, Lutim, Morowali dan Bali ikut ambil bagian.
Keseruan kompetisi yang berlangsung penuh sportivitas dan semangat persaudaraan ini, Team Sea Hunter Pomalaa tampil sebagai Juara Umum setelah membukukan total tangkapan seberat 24,00 kilogram. Tidak hanya unggul secara akumulasi, tim ini juga mencatatkan rekor untuk spesies terberat melalui hasil tangkapan seekor ikan Tuna berbobot sama.
Posisi juara umum kedua diraih oleh Team Yun Fishing Bombana Akumulasi seberat 21,8 kg disusul posisi ketiga oleh Tim Global Fishing Tobaku Kolut dengan berat tangkapan 16,75 kilogram. Selanjutnya, Tim Sorvic 2 menempati peringkat keempat dengan 16,60 kilogram, sementara Team Mallomo diposisi kelima dengan tangkapan 13,25 kilogram, dan juara keenam di rebut team H. Lolo Fishing Makassar dengan total tangkapan 12,85 kilogram.
Selain kategori umum, panitia juga menetapkan pemenang berdasarkan spesies ikan. Berikut hasil lengkapnya:
Spesies Escolar (30,55 kg) direbut Tim Punggawa (Pomalaa), pemancing: Gilang
Sementara spesies Snapper (6,95 kg) ditaklukan Tim Hunter Lapai Kolut, begitu juga Spesies Kerapu (3,75 kg) dijinakkan Tim The Pelakor Kolaka, tak mau kalah spesies Barakuota (5,35 kg) dibantai Team H. Lolo Fishing Makassar, memperlihatkan Skil spesies Mata Bongsang (7,05 kg) dirajam Tim Anak Empeng Kolut. Yang begitu ekstrim Spesies Tuna (24,00 kg) di bantai Tim Sea Hunter Pomalaa Kolaka, tak mau kalah spesies Kuwe (4,95 kg) kembali di bantai Tim Yun Fishing Bombana.
Sementara itu, Tim Kajari Fishing Kolut berhasil menyabet penghargaan Video Terbaik berkat dokumentasi menarik saat mereka berhasil mengangkat ikan Kakap Moncong ke atas kapal. Aksi tersebut dinilai dramatis, komunikatif, dan menggambarkan semangat sport fishing secara utuh.
Kapolres Kolaka Utara, AKBP R. Todoan Gultom, S.Ik, mengapresiasi semangat seluruh peserta dan menyebut bahwa turnamen ini bukan sekadar ajang perlombaan, namun juga sarana sosialisasi untuk penangkapan ikan secara bertanggung jawab.
“Event ini tidak hanya menghibur, tetapi juga mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga laut dari aktivitas penggunaan bom ikan, Racun maupun Pukat jarimau. Kami akan terus berkomitmen menindak tegas pelanggaran yang merusak ekosistem laut,” tegasnya.
Turnamen kali ini memperebutkan total hadiah lebih dari Rp100 juta, termasuk uang tunai, trofi, penghargaan untuk video terbaik dan kapten terbaik, serta hadiah utama berupa dua unit sepeda motor. Panitia juga menyiapkan hadiah jackpot satu motor bagi peserta yang mampu menangkap ikan seberat minimal 40 kg, namun belum berhasil didapatkan tahun ini.
Dengan kondisi cuaca yang mendukung dan keamanan laut yang terjaga, Bhayangkara Fishing Tournament 2025 dinilai sukses besar. Panitia berharap kegiatan ini terus menjadi inspirasi dan wadah edukasi bagi masyarakat dalam menjaga laut secara berkelanjutan.
Yang lebih menarik ada hadiah Doors Prize untuk umum, memperebutkan 2 unit motor metik, 1 unit motor disabet
Kasat Tahti Polres Kolut Ipda agus yusuf, S.IP Dan satu unit motor di boyong Ke Morowali, Sukawesi Tengah
Turut menyaksikan Pengumuman juara Tournament Fishing Bhayangkara ke 79 yang diselenggarakan polres Kolut, Waka polres Kompol Gusti, dan tak ketinggalan ny Isna Todoang Gultom (istri Kapolres Kolut) didampingi Polwan, Kapolsek Kodeoha, Kasipropam polres Kolut Ipda iskandar hodi, s.pd bersama perwira dan personil polres Kolut Lainnya
Terselenggaranya Fishing Tournamen Bhayangkara ke 79 Polres Kolut disponsor PT. Riota Jaya Lestari, PT. Ramha Mitra Group, PT. Masalle Group, Yamaha UD. Maju Motor Lasusua, garasi Studio, New masagena Music, walet Sultra.(Israil Yanas)





