Kolaka Utara – Wakil Bupati Kolaka Utara, H. Jumarding, SE, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Puskesmas Batu Putih, yang terletak di Jalan TransSulawesi, Kecamatan Pakue Utara, Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara. Dalam sidaknya, Wabup dibuat geram setelah menemukan ruang pemeriksaan dan rawat inap yang pengap dan panas karena tidak dilengkapi kipas angin maupun AC.
Gedung Puskesmas yang baru dibangun pada tahun 2024 ini ternyata belum sepenuhnya dilengkapi fasilitas pendukung kenyamanan pasien. Ruang pemeriksaan ibu hamil dan ruang inap pasien, baik dewasa maupun anak-anak, tampak tanpa pendingin udara. 
“Banyak hal yang harus dibenahi. Ruang rawat inap sangat panas, saya lihat pasien sampai kepanasan. Orang sakit yang nginap bisa jadi stres karena tidak ada kipas maupun AC,” tegas H. Jumarding.
Saat sidak, Wabup menyusuri sejumlah ruangan dan menyapa pasien serta keluarga yang menjenguk. Di ruang rawat anak, seorang balita menangis dalam pelukan ibunya saat diperiksa perawat. Situasi semakin memprihatinkan karena sirkulasi udara buruk, meskipun ruangan memiliki jendela.
Wabup juga mengingatkan pentingnya pelayanan cepat kepada pasien.
“Jangan sampai pasien datang sudah dua jam belum dilayani, sementara mereka kesakitan. Jangan juga karena naik mobil Pajero pelayanan dipercepat, yang lain malah terabaikan,” sindirnya.
Terkait fasilitas, Wabup meminta pihak Puskesmas segera mengajukan permohonan ke Dinas Kesehatan.
“Kalau belum ada kipas atau AC, ajukan saja, supaya cepat dicarikan solusinya,” katanya.
Perawat Puskesmas Batu Putih Sri susilawati, S.Kep.Ns yang turut mendampingi sidak mengungkapkan, selain kekurangan fasilitas pendingin udara, pihaknya juga kekurangan tabung oksigen dan ruang rawat inap.
“Kalau pasien membludak, kami biasanya tempatkan di ruang UGD. Tapi itu tidak ideal, karena ada pasien yang tidak boleh digabung, terutama yang mengidap penyakit menular,” jelasnya.
Ia berharap kunjungan Wakil Bupati bisa membuka jalan agar keluhan mereka segera ditindaklanjuti.
“Kami berusaha memberikan pelayanan maksimal, tapi fasilitas belum mendukung. Semoga ini jadi perhatian Dinas Kesehatan,” tutupnya. (IS)





