Gedung Baru Puskesmas Latali Bocor dan Retak, Wabup Kolut Soroti Kualitas Pembangunan

Kolaka Utara – Gedung Puskesmas Latali yang terletak di Jalan Perkantoran, Desa Latali, Kecamatan Pakue Tengah, Kabupaten Kolaka Utara, mengalami kerusakan meski baru dibangun pada tahun 2024. Kerusakan meliputi kebocoran plafon, retakan dinding ruang UGD dan pelayanan, serta genangan air di enam kamar mandi. Selain itu, sejumlah peralatan medis belum dapat difungsikan akibat keterbatasan daya listrik. Hal ini terungkap saat inspeksi Wakil Bupati Kolaka Utara, H. Jumarding, SE, pada Kamis (31/07/2025).

“Saya sangat kaget melihat kondisi bangunan yang baru beberapa bulan digunakan sudah menimbulkan banyak masalah,” ungkap Wabup Jumarding. Ia menyebut adanya rembesan air di plafon pada dua titik di ruang pelayanan, serta kamar mandi yang tak berfungsi akibat air tergenang saat disiram.

Wabup menekankan agar PPK dan Dinas Kesehatan memberikan perhatian serius. Ia juga meminta agar Konsultan Pengawas, Inspektorat, dan BPK segera mengambil langkah tegas. “Kalau tidak bisa diselesaikan dengan baik, silakan serahkan ke penegak hukum. Ini sangat merugikan daerah dan masyarakat yang butuh pelayanan,” tegasnya.

Ia mengingatkan risiko runtuhnya plafon jika rangka besi (holo) terus berkarat akibat rembesan air. “Kalau runtuh dan tidak mengenai siapa-siapa masih untung, tapi bagaimana kalau menimpa pasien atau tenaga medis? Ini bisa membahayakan nyawa,” lanjutnya.

Ia berjanji akan segera memanggil pihak terkait, termasuk Inspektorat untuk memastikan hasil audit dan status dana pemeliharaan. “Kalau tidak ada tindakan perbaikan, kita serahkan saja ke aparat penegak hukum,” tegasnya lagi.

Di sisi lain, petugas Puskesmas mengeluhkan keterbatasan daya listrik yang membuat banyak alat belum bisa digunakan. PLN menyebut penambahan daya membutuhkan pengadaan trafo yang lebih besar untuk mendukung aliran listrik tiga fasa. “Selain itu, Puskesmas juga belum memiliki box panel instalasi untuk mendukung listrik tiga fasa,” ujar salah satu petugas.

Petugas juga mengungkapkan lantai dua bangunan mengalami kebocoran, bahkan air masuk hingga ke teras saat hujan turun. Mereka berharap seluruh kerusakan segera diperbaiki, dengan prioritas pada penambahan daya listrik agar pelayanan kesehatan dapat berjalan maksimal. (Israil Yanas).

Pos terkait