Bupati Kolut Resmikan 3 Damkar Canggih, Siap Tangani Kebakaran Lebih Cepat

Kolaka Utara – Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara terus memperkuat sistem layanan kedaruratan dengan meresmikan tiga unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) modern. Armada tersebut akan ditempatkan di Kecamatan Purehu, Pakue, dan Pakue Utara—wilayah yang sebelumnya belum memiliki unit Damkar sendiri. Peresmian dilakukan pada Minggu (22/06/2025).

Bupati Kolaka Utara, Drs. Nurrahman Umar, secara langsung meresmikan ketiga armada tersebut di halaman Kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kolaka Utara, yang ditandai dengan pemotongan pita dan pemecahan kendi sebagai simbol peluncuran.

“Armada itu kita sesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah, secara bertahap. Ini untuk pelayanan kepada masyarakat, khususnya rumah-rumah yang terbakar. Jangan ada lagi kesan rumah sudah habis baru pemadam datang. Itu yang kita inginkan, supaya betul-betul dilayani dengan tepat—tepat waktu dan tepat kesempatan,” ujar Bupati Nurrahman.

Ia menambahkan bahwa fungsi pemadam kebakaran saat ini tak lagi terbatas pada pemadaman api, tetapi juga mencakup penyelamatan dan evakuasi warga dalam situasi darurat lainnya. Pemerintah daerah juga akan menyebarluaskan nomor darurat agar masyarakat bisa segera mengakses layanan saat dibutuhkan.

Tiga unit armada baru ini dibekali dengan teknologi yang lebih canggih. Selain menyemprot dari atas, kendaraan ini dapat menyiram dari bagian bawah, menyemprot jalan, dan tetap dapat beroperasi saat dalam keadaan berjalan—fitur yang sangat menunjang efisiensi dalam penanganan kebakaran.

“Harganya sekitar Rp1,8 miliar per unit. Meskipun anggaran terbatas, kita tetap prioritaskan karena ini menyangkut keselamatan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kolaka Utara, Muhammad Safar, menyampaikan bahwa pihaknya juga tengah mengajukan permohonan tambahan personel kepada BKPSDM Kolaka Utara. Tenaga honorer tersebut nantinya akan ditempatkan di tiga kecamatan yang kini telah memiliki armada Damkar.

“Armada sudah siap, tapi personelnya masih kurang. Kami sudah ajukan untuk tambahan pasukan. Semua petugas yang nanti bertugas sudah kami latih selama satu minggu. Jadi mereka tahu betul apa yang harus dilakukan. Ini tempat kerja, bukan tempat main-main,” tegas Safar.

Dengan hadirnya armada modern dan tenaga yang disiapkan secara profesional, Kolaka Utara kini semakin siap dalam merespons situasi darurat dan memberikan perlindungan yang lebih cepat dan optimal bagi warganya. (Israil Yanas)

Pos terkait