Sekda Kolut: Pemblokiran Jalan Watuliwu dengan Sirtu Sudah Dibuka

Kolaka Utara – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kolaka Utara, H. Muhammad Idrus,S.Sos. M.Si memastikan akses jalan umum di Desa Watuliwu, Kecamatan Lasusua, Kecamatan Lasusua, Kabuoaten Kolaka Utara, Sulaweai Tenggara, yang sempat diblokir warga, kini telah dibuka kembali. Pemblokiran jalan tersebut sebelumnya terjadi pada Minggu (28/12/2025).

Pemblokiran dilakukan oleh pemilik lahan, Mahmuddin (74), warga Desa Watuliwu, sebagai bentuk tuntutan ganti rugi atas lahan seluas 709 meter persegi yang digunakan sebagai jalan umum. Aksi penutupan jalan dilakukan sekitar pukul 14.00 WITA di sekitar Bundaran Tugu Nilam, jalur dua Desa Watuliwu, dengan menimbun material sirtu serta memasang spanduk bertuliskan “Kami Tagih Janji Pemda Kolaka Utara”.

Sekda Kolaka Utara Muhammad Idrus menjelaskan bahwa persoalan tersebut merupakan kasus lama yang bermula dari informasi yang tidak utuh pada masa sebelumnya.

“Persoalan ini sudah sekitar 12 tahun lalu. Informasi yang masuk waktu itu tidak utuh sehingga pemerintah daerah tidak bisa langsung mengambil langkah penyelesaian,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (30/12/2025).

Namun, lanjut Sekda, setelah dilakukan komunikasi intensif dengan seluruh pihak terkait, pemerintah daerah akhirnya menemukan titik terang dalam penyelesaian masalah tersebut.

“Alhamdulillah, setelah dilakukan komunikasi dengan semua pihak, diskusinya sudah ketemu. Walaupun belum final sepenuhnya, hari ini akses jalan sudah dibuka kembali,” katanya.

Ia juga mengapresiasi pemilik lahan atas pengertian yang diberikan demi kepentingan masyarakat luas.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak yang merasa dirugikan karena telah membuka diri dan memahami bahwa jalan ini merupakan kebutuhan masyarakat,” tambahnya.

Terkait tuntutan ganti rugi, Sekda menegaskan pemerintah daerah berkomitmen untuk segera menyelesaikannya sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.

“Ganti rugi akan segera ditindaklanjuti. Mekanisme dan aturannya ada, dan pembicaraan sudah dilakukan. Memang belum bisa kami sampaikan secara detail karena belum terealisasi sepenuhnya, namun yang pasti diskusinya sudah ketemu,” tegasnya. (IS)

Pos terkait