Kolaka Utara — Atmosfer kompetisi langsung memanas di Lapangan Bambadatu, Desa Puncak Monapa, Kecamatan Lasusua, Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara saat turnamen Riota Cup II resmi dibuka pada Selasa pagi, 17 Juni 2025. Sebanyak 20 klub sepakbola dan 24 tim voli (12 putra dan 12 putri) bersaing memperebutkan trofi bergengsi dan total hadiah Rp80 juta.
Turnamen ini diselenggarakan oleh PT Riota Jaya Lestari (RJL) salah Satu Pertambangam Nikel yang berada di Blok Sua Sua. Kolaka Utara, sebagai bagian dari komitmen mereka terhadap pembinaan olahraga dan pengembangan potensi atlet lokal.
Pertandingan pembuka menyuguhkan laga sengit antara Riota Football Academy melawan Limbong FC, yang langsung memancing antusiasme penonton yang memadati lapangan meski sebelumnya diguyur hujan. Sorak-sorai dan dukungan dari suporter menambah semaraknya suasana kompetisi. Asisten I Muhlis Bahtiar, didampingi Ketua Panitia Riota Cup II Awaluddin bersama, KTT PT RJL Benyamin Sau Patintingan, Exco Askab PSSI Kolaka Utara, Asriadi Budiman, Kadis Dikmudora Haeril, Camat Lasusua, Andi Selle, Kabaops polres Kolut AKP kabag ops R. Muliadi, S.H, dan para Kades.
Ketua Panitia Riota Cup II, Muhammad Awaluddin, menyampaikan bahwa ajang ini bukan sekadar turnamen, tetapi momentum pembuktian karakter dan semangat juang para atlet lokal.
“Turnamen ini adalah ruang untuk menunjukkan bakat dan sportivitas. Kami tegaskan, jika ada pemain yang bertindak anarkis, timnya akan didiskualifikasi,” ujar Awaluddin yang juga menjabat Humas PT RJL.
Sementara itu, Ketua Askab PSSI Kolut H. Anton, melalui perwakilannya Exco Askab, Asriadi Budiman, menyampaikan pentingnya ajang seperti Riota Cup untuk pembinaan atlet.
“Kami menjadikan ini sebagai ajang pencarian bakat. Harapannya, akan lahir atlet-atlet masa depan dari sini,” kata Asriadi.
Asisten I Bupati Kolaka Utara, Mukhlis Bachtiar, yang hadir membuka kegiatan secara simbolis melalui tendangan pertama, memberikan apresiasi atas terselenggaranya turnamen ini.
“Pemkab mendukung penuh kegiatan seperti ini. Kompetisi olahraga bukan hanya soal menang, tapi juga tentang kerja keras, kerja sama, dan sikap saling menghormati,” ujarnya.
Dari unsur keamanan, Kapolres Kolut AKBP Ritman Todoan Agung Gultom, SIK, melalui Kabag Ops AKP R. Muliadi, mengingatkan pentingnya menjaga situasi yang aman dan tertib selama turnamen.
“Mari kita jadikan Riota Cup II sebagai ajang damai, tertib, dan membanggakan bagi Kolaka Utara,” imbaunya.
Laga pertama pertandingan sepakbola antara, Riota Football Academy dan Limbong FC berakhir 0-0.
Turnamen akan berlangsung hingga 6 Juli 2025, dengan laga final yang akan mempertemukan dua tim terbaik dari masing-masing cabang untuk merebut trofi utama Riota Cup II. (Israil Yanas)





