Kolaka Utara – Jajaran Polsek Pakue bergerak cepat melaksanakan aksi bakti sosial membantu warga yang terdampak banjir di wilayah Kecamatan Pakue Tengah, Pakue, dan Pakue Utara, Kabupaten Kolaka Utara, Rabu (2/4/2025).
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WITA tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Pakue, IPDA Ishal, SH. Personel Polsek diterjunkan ke sejumlah lokasi terdampak banjir yang terjadi pada Selasa malam (1/4/2025) sekitar pukul 20.30 WITA, akibat meluapnya air sungai setelah hujan deras mengguyur wilayah hulu.
“Banjir merendam puluhan rumah warga di beberapa desa, dengan ketinggian air mencapai mata kaki dan membawa material lumpur ke dalam rumah. Kami dari Polsek Pakue turun langsung untuk membantu proses pembersihan dan evakuasi ringan,” ujar Kapolsek Ishal.
Sedikitnya empat desa mengalami dampak cukup serius. Berikut data kerusakan dan wilayah yang terdampak:
Desa Pasampang, Kec. Pakue Tengah
1 unit rumah kebun milik Alfian alias Bapak Botak mengalami rusak sedang.
1 jembatan kayu penghubung dusun hanyut terbawa arus, menyebabkan satu dusun terisolir.
Desa Lanipa, Kec. Pakue Tengah
15 unit rumah warga terendam banjir, termasuk milik: Padaria, Lukman, Suardi, Usman, Arsan, Muh. Amin, Mastia, Mappa, Madeng, Hasna, Rosmini, Hasrullah, Sakaria, Mukrima, dan Arifuddin.
Satu unit sekolah, SDN 3 Pakue Tengah, turut terdampak.
Desa Sipakainge, Kec. Pakue
7 unit rumah warga yang terdampak milik: Bakri, Junaide, Soddiing, Sukur, Mirsan, Amrullah, dan Muliadi.
Desa Pakue, Kec. Pakue Utara
Diperkirakan 18 rumah warga terendam air akibat jebolnya tanggul penahan sungai.
Selain merendam rumah warga, banjir juga menyebabkan kerusakan pada perabot rumah tangga, sistem air bersih, serta lahan pertanian dan perkebunan. Banyak warga mengalami gagal panen akibat tergenangnya lahan produktif.
Warga berharap pemerintah memberikan perhatian lebih, terutama dengan melakukan normalisasi sungai serta membangun tanggul permanen, mengingat banjir serupa kerap terjadi hampir setiap tahun di musim penghujan. Kondisi pendangkalan sungai dinilai menjadi faktor utama ketidakmampuan sungai menampung debit air saat curah hujan tinggi.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi banjir terpantau kondusif. Personel Polsek Pakue bersama warga terus melakukan upaya pembersihan rumah-rumah terdampak dan monitoring lokasi rawan banjir.
IS





