Jakarta – Kabar duka datang dari ibu kota. Anggota IV BPK RI, Haerul Saleh, meninggal dunia setelah rumah jabatannya di kawasan Tanjung Barat dilanda kebakaran hebat pada Jumat (8/5/2026) pagi.
Peristiwa tragis itu terjadi saat sebagian penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri. Istri dan anak-anak almarhum dilaporkan selamat, sementara Haerul Saleh diduga masih berada di dalam rumah ketika api mulai membesar dan melahap bangunan.
Informasi yang beredar menyebutkan, almarhum ditemukan di ruang kerjanya di lantai empat kediaman tersebut. Petugas kemudian mengevakuasi jenazah dan membawanya ke Rumah Sakit Pusat Infeksi Sulianti Saroso untuk penanganan lebih lanjut.
Kabar meninggalnya Haerul Saleh dibenarkan Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Pertanian, Arief Cahyono. Ia menyebut Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman langsung menuju rumah sakit begitu menerima kabar tersebut.
“Anggota IV BPK Pak Haerul Saleh meninggal. Tadi rumahnya kebakaran, beliau menjadi korban. Mentan mendapatkan kabar dan langsung ke rumah sakit,” ujar Arief dikutip dari Bloomberg Technoz.
Kepergian Haerul Saleh meninggalkan duka mendalam bagi banyak pihak. Ucapan belasungkawa mengalir dari berbagai kalangan, mulai dari pejabat, kolega, hingga masyarakat yang mengenalnya sebagai sosok pekerja keras dan berdedikasi dalam pengabdian negara.
Haerul Saleh diketahui lahir di Kolaka pada 12 Agustus 1981. Karier politiknya dimulai hingga berhasil terpilih sebagai anggota DPR RI dari Partai Gerindra mewakili Sulawesi Tenggara.
Dalam perjalanan pengabdiannya di tingkat nasional, ia kemudian dipercaya menjabat sebagai Anggota IV BPK RI, lembaga yang memiliki peran penting dalam pengawasan dan pemeriksaan keuangan negara. (IS)





