Makassar – Pikiran Pembaharuan | Peduli Literasi — Komitmen terhadap penguatan budaya baca ditunjukkan Mahasiswa Program Studi Hukum angkatan 2025 kategori kelas pekerja (non-reguler) Universitas Tamalatea Makassar melalui aksi sosial donasi 24 buku hukum untuk pengembangan perpustakaan kampus.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mahasiswa dalam mendorong peningkatan minat baca sekaligus memperkaya referensi akademik bagi seluruh civitas akademika, khususnya mahasiswa Fakultas Hukum.
Aksi peduli literasi tersebut digelar di aula meeting room Universitas Tamalatea Makassar dan dihadiri langsung oleh Rektor Universitas Tamalatea Makassar, Andi Yusuf, S.Kep., S.KM., M.Kes, bersama jajaran pimpinan universitas. Hadir pula Wakil Rektor II Muh. Basyir, S.KM., M.Kes, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Dr. Diana Mirja Togubu, S.Si., M.Kes, bersama Dr. Muh. Askaruddin, serta Hardianto, S.H., M.H.
Donasi buku yang merupakan hasil patungan mahasiswa tersebut diserahkan secara simbolis oleh Ketua Tingkat Program Studi Hukum, Nurhabibi, kepada Rektor Universitas Tamalatea Makassar usai kegiatan tatap muka dan diskusi bersama.
Dalam sambutannya, Rektor Andi Yusuf menegaskan bahwa pembangunan dan pengembangan perguruan tinggi tidak dapat dipisahkan dari peran aktif mahasiswa sebagai bagian penting dari civitas akademika.
“Mahasiswa memiliki peran strategis dalam mengisi ruang-ruang akademik, membangun regenerasi intelektual, serta menjaga sinergi antara mahasiswa, dosen, institusi, dan masyarakat,” ujarnya, Selasa (27/1/2026).
Ia menambahkan, selama mahasiswa berada dalam proses pendidikan, universitas memiliki tanggung jawab penuh dalam pembinaan akademik dan sosial. Oleh karena itu, setiap persoalan yang dihadapi mahasiswa menjadi bagian dari tanggung jawab program studi dan institusi.
Lebih lanjut, Rektor menyampaikan komitmen Universitas Tamalatea Makassar untuk terus membuka ruang pengembangan, baik melalui penguatan hubungan masyarakat, kerja sama dengan pemerintah dan masyarakat, hingga peluang kolaborasi luar negeri.
Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung pengembangan karier lulusan, peningkatan mutu pendidikan, serta memperkuat kontribusi nyata universitas di tengah masyarakat.
Rektor juga mengapresiasi inisiatif mahasiswa hukum angkatan 2025 dan berharap kegiatan positif seperti aksi peduli literasi ini dapat terus berlanjut dan menjadi budaya akademik, baik secara luring maupun melalui sistem pembelajaran hybrid, khususnya bagi mahasiswa kelas pekerja.
Sementara itu, Ketua Tingkat Fakultas Hukum, Nurhabibi, menyampaikan bahwa kegiatan donasi buku tersebut lahir dari kesepakatan dan kesadaran bersama mahasiswa non-reguler kelas pekerja.
“Kami bersepakat untuk menyumbangkan buku hukum yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan bacaan dan referensi akademik, baik bagi mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan maupun mahasiswa baru di masa mendatang,” tuturnya. (IS)


