Gubernur Sultra Janji Perbaiki Jalan Porehu–Batu Putih–Tolala, Target Realisasi 2026–2027

Kolaka Utara – Aspirasi masyarakat dari tiga kecamatan di wilayah utara Kolaka Utara, yakni Porehu, Batu Putih, dan Tolala, akhirnya mendapat perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Hal ini terungkap dalam pertemuan antara rombongan DPRD Kolaka Utara bersama para camat, kepala desa, dan tokoh masyarakat dengan Gubernur Sultra Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, S.E., M.M., di Kendari, Kamis–Jumat (30–31/10/2025).

Ketua Komisi III DPRD Kolut Samsir, bersama sejumlah anggota DPRD lainnya, termasuk Wakil Ketua I Muhammad Syair, Ketua Fraksi NasDem Busra Daming, dan anggota Fraksi Demokrat Buhari Djumas, turut hadir mendampingi rombongan.

Pertemuan diawali dengan kunjungan ke Dinas PUPR Sumber Daya Air dan Bina Marga Provinsi Sultra untuk membahas kondisi jalan provinsi yang menghubungkan tiga kecamatan tersebut. Pihak dinas menjelaskan bahwa ruas jalan itu telah masuk dalam rencana anggaran Balai Jalan Nasional, namun pelaksanaannya tertunda karena efisiensi anggaran tahun 2024–2025.

Penganggaran ulang dijadwalkan diajukan pada 2026. Jika belum terealisasi, Pemprov Sultra berkomitmen menyiapkan anggaran melalui APBD tahun 2027.

Dalam pertemuan malam bersama Gubernur Andi Sumangerukka, ia menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan perbaikan Jalan Trans Sulawesi di Kolaka Utara dan akan berkoordinasi langsung dengan Menteri PUPR guna mempercepat realisasi.

“Pak Gubernur menyampaikan keprihatinan dan komitmennya untuk memperbaiki jalan di Porehu, Batu Putih, dan Tolala. Jika anggaran dari balai tidak turun pada 2026, maka Pemprov akan mengalokasikannya lewat APBD 2027,” ujar Samsir, Minggu (2/11/2025).

Samsir menyebut, masyarakat sangat mengapresiasi perhatian dan sambutan hangat dari Gubernur. Pertemuan ini dinilai bersejarah karena baru kali ini aspirasi warga wilayah utara Kolaka Utara didengar langsung oleh Gubernur.

“Harapan kami, janji ini benar-benar terealisasi agar akses ekonomi dan pendidikan masyarakat kembali lancar,” tutupnya. (IS)

Pos terkait