Satu Tahun Kepemimpinan Bupati dan Wabup Kolut, TMI Soroti Keberpihakan Nyata pada Petani

Kolaka Utara – pikiranpembaharuan.com – Tepat satu tahun kepemimpinan Bupati Kolaka Utara, Nur Rahman Umar, bersama Wakil Bupati Jumarding, berbagai capaian dan arah kebijakan mulai mendapat perhatian publik di Kabupaten Kolaka Utara.

Ketua DPD II Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kolaka Utara, Andi Baso Mappangile, SH., MH., M.Kn, menegaskan bahwa tahun pertama pemerintahan merupakan fase krusial dalam menentukan fondasi pembangunan lima tahun ke depan.

“Tahun pertama adalah masa konsolidasi visi, harmonisasi birokrasi, serta peletakan dasar kebijakan yang terukur dan berkelanjutan. Di sinilah arah pembangunan daerah mulai dibentuk secara nyata,” ujarnya.

Namun, menurutnya, keberhasilan kepemimpinan tidak hanya diukur dari program di atas kertas, melainkan dari sejauh mana kebijakan benar-benar dirasakan masyarakat, khususnya petani.

Sebagai daerah berbasis agraris, Kolaka Utara menempatkan sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi lokal. Karena itu, TMI menilai keberpihakan pemerintah harus tercermin dalam:
Ketersediaan alat dan mesin pertanian (alsintan).

Penyediaan bibit unggul dan pupuk terjangkau.
Kepastian harga komoditas.
Infrastruktur jalan tani dan irigasi yang fungsional.
Akses pembiayaan yang adil bagi petani.

“Anggaran adalah dokumen moral pemerintahan. Di sanalah terlihat siapa yang benar-benar diprioritaskan,” tegas mantan dosen Fakultas Hukum Universitas Sembilan November Kolaka tersebut.

Ia menambahkan, kebijakan pertanian harus berbasis data produksi dan kebutuhan riil di lapangan. Pemerintah daerah juga diharapkan berani memperjuangkan stabilitas harga, memperkuat kelembagaan kelompok tani, serta membangun hilirisasi agar nilai tambah komoditas tidak terus mengalir keluar daerah.

Menurutnya, membangun pertanian berarti membangun kedaulatan pangan daerah. Ketika petani kuat, desa kuat. Ketika desa kuat, daerah memiliki daya saing dan ketahanan sosial yang kokoh.

“Satu tahun adalah fondasi. Masih ada ruang untuk memperkuat arah dan memastikan setiap kebijakan benar-benar menyentuh masyarakat akar rumput. Harapan kami, sektor pertanian menjadi prioritas strategis pembangunan Kolaka Utara,” tutupnya.(IS)

Pos terkait