Sidak Masjid Mangkrak di Lawaki, Wabup Kolut: “Ini Marwah Daerah, Harus Dituntaskan!”

Kolaka Utara – Wakil Bupati Kolaka Utara, H. Jumarding, SE, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi pembangunan Masjid An-Nur di Desa Lawaki, Kecamatan Tolala, Sabtu (3/8/2025). Masjid yang dibangun sejak lima tahun lalu itu kini mangkrak dan memprihatinkan. Sidak turut didampingi Camat Tolala.

Masjid An-Nur yang berada di jalur strategis Trans Sulawesi – penghubung antara Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tengah – sempat mendapatkan dua kali kucuran anggaran. Tahap pertama sebesar Rp1,2 miliar dan tahap kedua sebesar Rp800 juta. Namun, hingga kini bangunan belum selesai dan justru meninggalkan puing-puing serta kondisi memprihatinkan.

“Ini marwah Kolut, masjid ini berada di gerbang batas provinsi. Wajah daerah kita dipertontonkan seperti ini. Seharusnya masjid ini sudah digunakan saat Idulfitri dan Iduladha,” tegas Jumarding.

Menurut warga yang ditemui di lokasi, pembangunan tahap awal dikerjakan oleh pekerja dari Jawa dengan pondasi dikerjakan tukang lokal dari Desa Lawaki. Lokasi pembangunan sendiri merupakan hibah dari warga setempat. Namun pada tahap kedua, pekerjaan justru membongkar kaca yang sudah terpasang, lalu ditinggalkan tanpa kejelasan.

Ketua panitia pembangunan tahap pertama diketahui adalah Taharuddin, yang kini menjabat sebagai Camat Pakue Utara.

Pantauan di lokasi oleh Pikiran Pembaharuan, kondisi masjid tampak terbengkalai. Bagian dalam masjid kotor, hanya menyisakan kerangka bangunan. Area belakang masjid telah dipenuhi semak belukar dan reruntuhan material bangunan.

Wabup meminta semua pihak terkait untuk melakukan verifikasi dan investigasi mendalam atas penggunaan anggaran dan progres pekerjaan.

“Kami ingin persoalan ini dituntaskan terlebih dahulu. Jika sudah jelas, tidak tertutup kemungkinan akan ada alokasi anggaran baru untuk melanjutkan pembangunan,” pungkasnya. (IS)

Pos terkait