Sumarling-Timber, Sosok Pemimpin Inklusif yang Merangkul Semua untuk Kolaka Utara Bersatu

Kolaka Utara, Pasangan calon Sumarling-Timber kian mendapatkan tempat di hati masyarakat Kolaka Utara berkat sikap santai, fleksibel, dan terbuka dalam berdiskusi maupun menerima masukan, termasuk dari para pesaing politik mereka. Dukungan terhadap paslon bertagline Samaki ini mengalir dari berbagai kalangan, mulai dari emak-emak hingga generasi Z, yang melihat mereka sebagai sosok pemimpin yang bijaksana dan merangkul semua pihak.

Dalam konferensi pers usai debat kandidat di Aula Islamic Centre Lasusua, Kamis malam (21/11), Sumarling menegaskan pentingnya berpikir terbuka dan menerima ide dari siapa pun, termasuk kompetitor. Menurutnya, semua kandidat yang bertarung adalah putra terbaik Kolaka Utara, dan kebersamaan adalah kunci untuk membangun daerah.

Insyaallah, kami membutuhkan pemikiran dari paslon nomor 1 dan 3 karena Kolaka Utara adalah milik kita bersama. Kami optimis, pada tanggal 27 nanti, saya dan Pak Timber akan tampil sebagai pemenang,” ungkap Sumarling dengan penuh keyakinan.

Ia juga menyerukan kepada tim dan pendukungnya untuk menjaga suasana pilkada tetap damai, tanpa menyakiti satu sama lain, baik secara fisik maupun lisan. Debat malam ini berjalan baik dan penuh rasa persaudaraan. Ini menjadi bukti bahwa kita bisa bersaing secara sehat,” tambahnya.

Sementara itu, Timber memberikan apresiasi kepada KPU, Bawaslu, serta TNI-Polri yang telah menjalankan tugas mereka dengan baik dalam mengawal jalannya pilkada. Ia juga mengajak semua pihak untuk menjaga persaudaraan dan tidak memperuncing perbedaan.

Perbedaan pilihan hanya sementara, selesai pada tanggal 27. Setelah itu, kita kembali bersatu sebagai satu keluarga besar di Kolaka Utara. Siapa pun pemenangnya, kita harus siap menerima hasilnya. Namun, insyaallah, kemenangan itu milik kami,” ujarnya dengan penuh optimisme.

Pendekatan inklusif dan pesan perdamaian yang digaungkan oleh Sumarling-Timber menunjukkan mereka tidak hanya bertarung untuk menang, tetapi juga ingin menyatukan masyarakat Kolaka Utara. Dengan komitmen untuk bekerja bersama, tanpa memandang perbedaan pilihan, mereka membawa semangat persatuan dan harmoni sebagai pondasi untuk membangun daerah.

IS

Pos terkait