Satu rumah Ludes terbakar di Kolut, di duga kosleting dan ledakan travo milik PLN

Kolaka Utara -:Satu Rumah ramuan kayu milik Wistang (45) warga Dusun III Desa Sawangaoha, Kecamatan Kodeoha, Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, habis terbakar, rumah yang ditinggal pemiliknya mengantar orang sakit di RSU Lasusua terbakar diduga Akibat Kosleting Listrik dari rumah Wistang membakar kabel Trafo milik PLN sehingga terjadi Kosleting dan meledak, kerugian di Tafsir rp 150 juta. Kebakaran terjadi senin (10/02/2025) sekitar pukul 17.00 wita.

Humas Polres Kolut Aiptu Arif Afandy mengatakan, Berdasarkan informasi, rumah milik Wistang dalam Kondisi rumah kosong, yang saat itu, Wistan bersama Istri dan Keluarganya mengantar orang sakit di Lasusua dengan meninggalkan rumah alirannlistri masik ada yang menyala, sehingga terjadi Kosleting listrik dan membakar rumah dwngan cepat.

“Api membakar rumah milik Wistan pertama di lihat Galang yang melintas depan rumah tersebut, melihat ledakan dan percikan api Dari Travo PLN sehingga membakar kabel listrik kenuju rumah wistan, yang terbuat dari Papan” Ungkapnya.

Galang berteriak dan meminta bantuan kepada warga sekitar untuk bersama mrmadamkan api karena rumah mulai mulai dilalap sijago merah. Api dibarengi angin kencang menjalar dengan cepat sehingga sulit dipadamkan dengan alat seadanya. Terangnya

Lanjut Arif sekitara Pukul 18.00 Wita, Personil Polsek Kodeoha bersama Aparat Desa Sawangaoha mendatangi TKP di Daerah Pegunungan Dusun III Desa Sawangaoha untuk membantu memadamkan api dengan bekerja sama Masyarakat, namun rumah lelaki, Wistang sudah habis terbakar. Sekitar Pukul 22.00 wita, api sudah padam

kerugian yang di alami wistang, kurang lebih Rp. 150.000.000 (Seratus Lima Puluh Juta Rupiah). Yang terbakar antaranya :

Emas (Kalung dan Cincin) 13 gram
1 unit motor, sogun 110, wana silver,
Mesin babat 2 (dua) unit, Sensow merk stil 1 (satu) unit, Kulkas 1 unit, TV 24 inchi merk Tosiba 1 unit, Amply 1 unit, Alat Dapur Lainnya

“Penyebab terjadinya kebakaran diduga pemilik rumah lalai tidak memastikan aliran listrik dari Turbin dalam Kondisi Aman baru meninggalkan rumah karena sebelumnya Terapo Listrik sudah pernah mengalami Kerusakan/Konslet sebelumnya”,
Jelasnya

Ada Kemungkinan kejadian serupa dapat terjadi karena seringnya masyarakat meninggalkan rumah tidak mematikan listrik dalam keadaan Aman, dan TKP langsung du beri Policeline untuk mengamankan Situasi dan harga yang masih bisa di gunakan

Kami menghimbauan kepada masyarakat dengan mengedepankan bhabinkamtibmas untuk mematikan aliran listrik dan kompor saat meninggalkan rumah serta menganjurkan untuk melakukan pemasangan kabel listrik SNI (standar nasional indonesia) dan dipasang oleh ahli dibidang kelistrikan / karyawan PLN.. jelasnya.

IS

Pos terkait