Pelajar Tewas dalam Kecelakaan di Kolaka Utara, Warga Mengamuk dan bakar Mobil Boks

Kolaka Utara – Sebuah kecelakaan tragis terjadi di Jalan Trans Sulawesi, Desa Lelewawo, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Kolaka Utara, pada Kamis (27/02) sekitar pukul 19.10 WITA. Kecelakaan ini melibatkan mobil boks Isuzu putih bernomor polisi B 9465 PXU dan sepeda motor Yamaha Mio M3 DP 3094 IC yang dikendarai oleh dua pelajar.

Akibat insiden ini, seorang pelajar bernama Arafah (14) meninggal dunia di tempat, sementara rekannya, Ibrahim (15), mengalami luka-luka. Kejadian ini memicu kemarahan warga sekitar yang kemudian membakar mobil boks tersebut.

Kasi Humas Polres Kolaka Utara, Aiptu Arif Afandi, membenarkan kejadian ini dan menjelaskan bahwa kemarahan warga dipicu oleh rasa kesal setelah melihat korban meninggal dunia.

“Setelah kecelakaan, sopir berhasil diamankan oleh personel Polsek Batuputih. Namun, massa yang emosi tetap membakar mobil boks tersebut,” ujar Aiptu Arif Afandi.

Lanjut Arif. mobil boks yang dikemudikan Yusriadi (39), warga Kota Parepare, Sulawesi Selatan, melaju di Jalan Trans Sulawesi saat bertabrakan dengan sepeda motor yang dikendarai Arafah dan membonceng Ibrahim. Kerasnya benturan membuat Arafah tewas di lokasi kejadian, sementara Ibrahim mengalami luka-luka.

“Setelah kecelakaan terjadi, sopir mobil boks langsung melarikan diri karena takut menjadi sasaran amukan massa. Namun, pihak kepolisian dari Polsek Batuputih berhasil mengamankannya sebelum situasi semakin memburuk,”. Ucapnya

Meski sopir telah diamankan, warga yang marah tetap meluapkan emosi mereka dengan membakar mobil boks di lokasi kejadian. Aksi ini diduga sebagai bentuk protes atas kecelakaan yang merenggut nyawa seorang pelajar. Ujarnya

Pihak kepolisian saat ini sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap penyebab kecelakaan dan memastikan langkah hukum terhadap sopir yang terlibat dalam insiden ini.

Sementara itu, jenazah Arafah telah dievakuasi ke rumah duka untuk disemayamkan, sedangkan Ibrahim yang mengalami luka-luka mendapat perawatan medis.

Di himbau jepada masyarakat, agar Kejadian ini menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan untuk lebih berhati-hati dalam berkendara. Selain itu, pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak bertindak anarkis dalam menyikapi suatu insiden dan menyerahkan proses hukum kepada pihak berwenang.

IS

Pos terkait