KOLAKA UTARA, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kolaka Utara Bersama Polres Kolaka Utara, melaksankan Deklarasi Damai Terhadap 3 Pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Kolaka Utara, demi Menciptakan Suasana Damai dan Menghindari Berita Hoaks yang bisa menghambat jalannya Pilkada ditanggal 27 November 2024 mendatang.
Tiga pasang calon Bupati dan Wabup Kolaka Utara yakni Sumarling-Timber, Anton-Abbas dan Nur Rahman Umar-Jumarding hadiri dan tandatangani Deklarasi damai, Turut Hadir Humas Polda Sulawesi Tenggara Kombes Pol. Iis Kristian, S.I.K, Kapolres Kolut AKBP Arif Irawan. S.I.K, Kajari Kolut Mirza Erwinsyah, S.H., M.H. Sekda Kolut Taufik, beserta undangan Lainnya. Deklarasi Damai berlangsung di Aula Islamic Centre, Lasusua, Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara. Selasa pagi (24/9/2024).
Ketua KPU Kolut Nurgalia mengatakan,
Hari ini kita melaksanakan Deklarasi Damai Ketiga Paslon Bupati dan Wakil Bupati dengan tujuan mewujudkan pesta Demokrasi yang berjalan lancar dan aman diPilkada 2024 ini. ujarnya.
“Semoga Deklarasi Damai ini menjadi hajatan Demokrasi yang berjalan Lancar,
Damai dan Sukses dan menjaga kondusifitas dan menghindari Berita Hoaks yang bisa membuat gaduh,” ucapnya.
Ketiga Paslon dengan paslon nomor urut 1 yakni Anton-Abbas tampil mengenakan kemeja putih dan paslon nomor 2, Sumarling-Timber memakai kemeja hitam. Sedangkan paslon nomor 3 yakni Nur Rahman-Jumarding berbaju biru.
Pasangan Sumarling-Timber hadir menempati kursi yang sederet dengan Nur Rahman-Jumarding di sampingnya. Sedangkan Anton-Abbas berada di barisan kanan yang terpisah dari kedua paslon lainnya.
KPU juga mengingatkan masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam menyukseskan Pemilu, datang ke TPS pada tanggal 27 November 2024 untuk menyalurkan hak pilihnya dan Hindari menyebarkan hoaks, tidak politisasi SARA, politik uang, serta tidak menyebarkan ujaran kebencian
“Kami berharap semua pihak mendukung dan membantu KPU dalam mensosialisasikan pemilihan yang akan datang,” ungkapnya
Humas Polda Sulawesi Tenggara Kombes Pol. Iis Kristian, S.I.K dalam kesempatan itu menegaskan, Pemilihan Kepala Daerah adalah momen penting bagi Demokrasi.
“Kita semua memiliki tanggung jawab untuk memastikan tahapan Pilkada berlangsung dengan aman dan damai,” katanya.
Deklarasi ini diharapkan menjadi langkah awal untuk menjaga keamanan dan kesuksesan Pilkada Kolaka Utara, yang akan dimulai secara resmi pada 25 September hingga 23 November 2024.
IS





