PDAM Tirta Tanpanama Tingkatkan Kualitas Air, Pemkab Kolut Siap Bangun Infrastruktur Penunjang

Direktur PDAM Tirta Tanpanama Kolut, Tasrim bersama Nadar, S.S.T petugas UPTD Labkesda Kolut yang melakukan pengambilan sampel, dijalur Dua jalan menunu DPRD. Kamis (19/06/2025)

Kolaka Utara – Kualitas air bersih Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Tanpanama Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) mengalami peningkatan signifikan. Hal ini terungkap dalam kegiatan pengambilan sampel air yang dilakukan pada Kamis (19/6/2025) di empat titik lokasi di Kecamatan Lasusua, Sulawesi Tenggara.

Nadar, petugas UPTD Labkesda Kolut yang melakukan pengambilan sampel, menyampaikan bahwa kadar bakteri dalam air sebelumnya sempat berada di atas ambang batas. Namun, setelah dilakukan peningkatan dalam sistem pengelolaan, kualitas air kini dinyatakan layak.

“Kalau tahun lalu, ada beberapa titik dengan kadar bakteri cukup tinggi. Tapi sekarang, hasilnya sudah memenuhi syarat, layak. Peningkatannya sekitar 85 persen,” ujarnya.

Menurutnya, hasil laboratorium mikrobiologi dapat diketahui dalam waktu 1×24 jam. Ia juga menambahkan bahwa kandungan kimia air PDAM Kolut dinyatakan aman dan sesuai standar.

Menanggapi hasil tersebut, Direktur PDAM Tirta Tanpanama Kolut, Tasrim, menyambut baik peningkatan kualitas air tersebut. Ia menyebut bahwa tahun ini pihaknya telah dua kali melakukan pemeriksaan dan akan kembali melaksanakannya di akhir tahun. Ujarnya

“Tahun 2025 ini sudah dua kali dilakukan pemeriksaan, dan akan kembali dilaksanakan di akhir tahun. Yang jelas, ada bayangan bahwa kualitas air kita semakin baik,” kata Tasrim.

Pemeriksaan ini merupakan bagian dari rutinitas PDAM dalam memastikan distribusi air yang layak bagi lebih dari 12 ribu pelanggan aktif di Kolaka Utara. Ujarnya

Meskipun fasilitas pengolahan air saat ini masih menggunakan sistem lama, pihak PDAM terus berupaya melakukan perbaikan. “Beberapa kendala memang ada, terutama karena fasilitas kita sudah tua. Tapi Alhamdulillah, tahun ini akan dilakukan perbaikan berkat dukungan anggaran dari Pemda,” tambahnya.

Pemerintah Daerah Kolut sendiri telah memberikan dukungan terhadap pembangunan infrastruktur penunjang. Di dalam kota, direncanakan pembangunan jaringan distribusi utama dan tanggul intake di Watuliwu. Sementara di Rantelimbong, anggaran sebesar Rp1,5 miliar telah disiapkan untuk peningkatan layanan tahun ini. Jelasnya

” Keluham Masyarakat lasusua. Air tidak mengalir di musim penghujan, akan berqkhir setelah benerapa pembangunan Penampungan air dilaksanakan,”. Ujarnya

Walaupun nantinya ada kendala penggalian di Ujung pipa pengambilan air, alat berat tidak bisa sampai kesana. Tetapi masih ada solusi lain, intinya, PDAM Tirta Tanpanama akan memberikan pelayanan terbaik demi pelanggannya. Ujarnya

Di wilayah selatan Kolut, PDAM Kolut dijanjikan pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) baru di Desa Woise dengan nilai anggaran sekitar Rp23 miliar. Proyek tersebut rencananya akan ditender pada Oktober mendatang dengan kapasitas debit air sebesar 20 liter per detik. Ujarnya

Untuk wilayah-wilayah yang masih mengalami kendala distribusi, seperti Desa Lawata, koordinasi telah dilakukan dengan instansi teknis terkait dan penanganan akan segera dilaksanakan tahun ini.

Dengan pemeriksaan kualitas air yang rutin serta dukungan anggaran perbaikan infrastruktur, PDAM dan Pemerintah Daerah Kolaka Utara optimistis pelayanan air bersih akan semakin merata, aman, dan berkualitas bagi seluruh masyarakat. (Israil Yanas)

Pos terkait