Safari Ramadhan di Kolut, Wagub Sultra Hugua: Perkuat Silaturahmi dan Serap Aspirasi Warga

Kolaka Utara – pikiranpembaharuan.com – Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Hugua, menegaskan bahwa kegiatan Safari Ramadhan bukan sekadar agenda seremonial tahunan. kegiatan menjadi sarana mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus ruang untuk mendengar dan menyerap aspirasi warga secara langsung. Safari Ramadhan di Masjid Agung Lasusua, Kabupaten Kolaka Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara. Kamis malam (05/03/2026).

Menurutnya, kehadiran pemerintah di tengah masyarakat merupakan bentuk komitmen untuk membangun komunikasi yang lebih dekat dengan warga. Melalui Safari Ramadhan, pemerintah dapat mengetahui secara langsung berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat sekaligus memastikan arah pembangunan daerah berjalan sesuai kebutuhan nyata di lapangan.

“Pemerintah harus hadir di tengah masyarakat. Safari Ramadhan ini menjadi media silaturahmi antara pemerintah provinsi dan pemerintah daerah untuk mendengar aspirasi serta menyatukan komitmen dalam membangun daerah,” ujar Hugua.

Ia menilai bulan Ramadhan merupakan momentum yang tepat untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkuat kebersamaan dan semangat gotong royong dalam membangun daerah.

Hugua juga menekankan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik dan infrastruktur semata. Menurutnya, pembangunan moral dan spiritual masyarakat juga harus menjadi perhatian agar kemajuan daerah dapat berjalan secara seimbang.

“Nilai-nilai Ramadhan seperti kejujuran, kesabaran, dan kepedulian sosial harus menjadi fondasi dalam membangun Sulawesi Tenggara yang religius, berakhlak, dan berkeadaban,” katanya.

Selain itu, Hugua mengingatkan seluruh aparatur pemerintah bahwa jabatan yang diemban merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Aparatur pemerintah diminta untuk mengutamakan pelayanan kepada masyarakat serta menempatkan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi maupun golongan.

Menurutnya, bulan Ramadhan juga menjadi momentum refleksi bagi seluruh elemen pemerintah dan masyarakat untuk terus melakukan evaluasi serta memperbaiki kinerja demi mewujudkan pembangunan yang lebih baik.

Ia berharap kegiatan Safari Ramadhan ini dapat semakin memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan Sulawesi Tenggara yang maju, religius, dan berkelanjutan. (IS)

Pos terkait