KOLAKA UTARA, Pejabat (PJ) Bupati Kolaka Utara, H. Yusmin. S.Pd.M.H melantik kembali 125 Kepala Desa (kades) dan Pengukuhan Ketua dan Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Kabupaten Kolaka Utara, yang mendapat tambahan masa jabatan selama dua (2) tahun menjadi Delapan tahun. Tambahan masa jabatan 125 Kades dari 127 Kades, sementara yang 2 Kades tidak dilantik karena dia belum definitif, setelah disahkannya Undang-Undang Desa Nomor 3 Tahun 2024.
Para Kades ini pun, dikukuhkan melalui Surat Keputusan (SK) Pj Bupati Kolaka Utara, H. Yusmin, S.Pd.M.H dengan nomor, 400.10/197/2024. tentang perpanjangan masa jabatan Kepala Desa dan Surat Keputusan PJ Bupati Kolut nomor, 400.10.193/2024, tentang Perpanjangan anggota BPD selama dua tahun.
Mereka kembali menjalani pelantikan di Masjid Agung Lasusua, Desa Ponggiha, Kecamatan Lasusua, Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara. Jumat siang (20/09/2024).
PJ Bupati Kolut, H.Yusmin, S.Pd.M.H menyampaikan, perpanjangan masa jabatan diharapkan bisa dimanfaatkan dengan semaksimal mungkin. Amanah yang diharapkan memperkuat pembangunan didesa. Termasuk dalam penggunaan Dana Desa harus selalu diawasi.
“Harapannya suasana pemerintahan di desa menjadi lebih terukur. Untuk sesuatu perencanaan, eksekusi dan evaluasinya dari jabatan 6 menjadi 8 tahun lebih terukur. Harapan lainnya tentunya Kades bisa akuntabel dan melayani masyarakat jauh lebih baik,” kata Yusmin
Saat ini Kabupaten Kolaka Utara merayakan Demokrasi dengan Memilih Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati, semua ASN, Camat, Kades harus netral dan jangan ada intervensi ke masyarakat, ini hak mereka menyalurkan Hak Pilihnya. Ungkap Yusmin anak 5 ini.
“Saya ditunjuk jadi PJ Bupati Kolut, tidak ada satupun Paslon yang order dan saya diberi tugas langsung oleh PJ Gubernur Sultra,”. Ungkap
Jadi jangan ada lagi, yang mengklaim bahwa PJ Bupati Kolut akan Bantu salah satu calon, itu tidak benar, saya sebagai PJ Bupati Kolut posisi Netral begitu juga ASN. Ini masaalah penurunan stanting dan kami usahakan tidak ada lagi warga yang kekurangan gizi dan tidak ada satupun anak di Kolut putus sekolah. Ungkap Yusmin.
“Kami sudah masukkan anggaran di Perubahan untuk program makan gratis untuk 2.500 anak sekolah sampai tingkat SMP selama tiga hari, “. Ungkapnya
Dan ditahun 2025 mendatang, diusahakan semua Pelajar bisa makan gratis dengan gizi dan menu yang sehat. Ini yang paling diutamakan, jangan ada pelajar putus sekolah karena kekurangan biaya, itu tanggungjawab saya karena saya ini Kadis Pendidikan Provensi dan itu ada dananya. Ungkap Yusmin dengan tegas.
Mari Berdemokrasi yang sehat, aman dan damai karena Masyarakat Kolut adalah Masyarakat majemuk yang cinta damai. Ungkapnya
IS





