Kolaka Utara. Polemik kepemimpinan Pj Bupati Kolaka Utara, Yusmin, mencuat setelah sekelompok mahasiswa dan pemuda menggelar aksi demonstrasi pada Jumat (20/12/2024).
Aksi tersebut mempertanyakan proses asesmen kepala OPD dan pelelangan barang dan jasa yang dinilai tidak sesuai prosedur. Namun, langkah tersebut justru mendapat perlawanan tegas dari Aliansi Masyarakat Kolaka Utara yang memberikan dukungan penuh terhadap kepemimpinan Yusmin.
Aliansi Masyarakat Kolut, yang terdiri dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA), Aliansi Profesional Indonesia Bangkit (APIB) Sultra, dan Infanteri Kolut, menyatakan bahwa tudingan terhadap Pj Bupati tidak berdasar. Ketua LSM LIRA, Ahmad Yarib, menegaskan bahwa proses asesmen sudah berjalan sesuai regulasi yang berlaku.
“Kami mendukung percepatan pelantikan kepala OPD terpilih agar roda pemerintahan berjalan lebih efektif. Kehadiran Pj Bupati Yusmin justru membawa angin segar dengan kebijakan pro-rakyat seperti program makanan bergizi gratis,” ungkap Ahmad Yarib.
Lebih lanjut, Yarib juga mengkritik kelompok mahasiswa yang menuntut Yusmin mundur. Ia menegaskan bahwa aksi tersebut tidak merepresentasikan suara masyarakat Kolut secara keseluruhan.
“Jangan ada pihak yang mencoba mengintervensi kebijakan pemerintah yang sudah terbukti berdampak positif bagi masyarakat. Kami bukan ASN atau kontraktor, kami hanya masyarakat yang mendukung pemimpin yang bekerja untuk rakyat,” tambahnya.
Dukungan serupa juga disampaikan oleh Ketua APIB Sultra, Sapri Dona. Menurutnya, percepatan proses pelelangan justru dilakukan untuk mencegah terjadinya keterlambatan dalam pelaksanaan proyek.
“Sering kali proyek-proyek sebelumnya mangkrak karena lambatnya proses lelang. Pj Bupati Yusmin berkomitmen menyelesaikan hal ini agar semua pengerjaan tuntas tepat waktu,” ujar Sapri Dona.
Sementara itu, Muhaimin Ilyas dari Infanteri Kolut mendesak agar pelantikan kepala OPD segera dilaksanakan, mengingat adanya kekosongan jabatan di beberapa instansi penting.
“Proses asesmen telah selesai dan sesuai aturan. Kami mendukung penuh kebijakan Yusmin yang selama ini terbukti efektif dan bermanfaat bagi masyarakat,” tegas Muhaimin.
Kepemimpinan Yusmin sebagai Pj Bupati Kolaka Utara dinilai memberikan banyak terobosan yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Selain program makanan bergizi gratis, ia juga dinilai mampu mendorong percepatan pembangunan dan efisiensi tata kelola pemerintahan.
Meski mendapat kritik dari sekelompok mahasiswa, dukungan dari berbagai elemen masyarakat menunjukkan bahwa mayoritas warga Kolaka Utara mengapresiasi langkah-langkah yang diambil oleh Yusmin. Dukungan ini menjadi bukti bahwa kebijakan pro-rakyat mampu menyatukan elemen masyarakat untuk menjaga stabilitas pemerintahan.
Dengan adanya desakan untuk mempercepat pelantikan kepala OPD, diharapkan roda pemerintahan Kolaka Utara dapat bergerak lebih cepat demi pelayanan publik yang lebih baik.
IS





