Bupati Kolut Perjuangkan Relokasi RSUD dan Tambahan Dokter ke Kemenkes

Kolaka Utara – pikiranpembaharuan.com – Bupati Kolaka Utara, Nurrahman Umar, menunjukkan komitmen kuat dalam membenahi sektor kesehatan. Dalam audiensi bersama Kementerian Kesehatan Republik Indonesia di Jakarta, Rabu (25/2/2026),

ia secara tegas mengusulkan relokasi RSUD Jafar Harun serta penambahan tenaga medis, khususnya dokter spesialis.
Pertemuan tersebut diterima langsung oleh Direktur Pengembangan Perencanaan SDM Kesehatan, Laode Musafik. Bupati hadir didampingi jajaran Pemkab Kolaka Utara, termasuk Direktur RSUD Jafar Harun.

Dalam penyampaiannya, Nurrahman Umar menegaskan bahwa relokasi RSUD Jafar Harun merupakan kebutuhan mendesak. Kondisi dan kapasitas rumah sakit saat ini dinilai belum sepenuhnya mampu mengimbangi peningkatan jumlah pasien dan kebutuhan layanan kesehatan masyarakat.

“Pelayanan kesehatan adalah hak dasar masyarakat. Relokasi RSUD bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi langkah strategis untuk meningkatkan mutu layanan, memperluas kapasitas, dan menghadirkan fasilitas yang lebih representatif,” tegasnya.

Selain infrastruktur, Pemkab Kolaka Utara juga menyoroti keterbatasan sumber daya manusia kesehatan. Kekurangan dokter spesialis di beberapa bidang, tenaga dokter umum, hingga paramedis berdampak pada optimalisasi pelayanan. Kondisi ini membuat sebagian pasien harus dirujuk ke luar daerah, yang tentu menambah beban biaya dan waktu bagi masyarakat.

Bupati berharap pemerintah pusat dapat memberikan dukungan konkret, baik melalui penempatan tenaga kesehatan, program afirmasi dokter spesialis, peningkatan kapasitas SDM lokal, maupun penguatan sarana dan prasarana layanan dasar.

Menanggapi hal tersebut, Laode Musafik menyampaikan bahwa usulan Pemkab Kolaka Utara akan menjadi perhatian dan diproses sesuai mekanisme serta regulasi yang berlaku. Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan pemerataan layanan kesehatan.

Audiensi ini menegaskan bahwa Pemkab Kolaka Utara tidak tinggal diam menghadapi tantangan layanan kesehatan. Pemerintah daerah terus aktif membangun komunikasi dan memperjuangkan dukungan pusat demi memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang lebih baik, cepat, dan berkualitas. (IS)

Pos terkait